Tips Memilih Salep Pegal Linu yang Tepat

Badan pegal-pegal dan otot kaku sangat membuat tidak nyaman. Untuk mengatasinya, Anda bisa menjadikan obat pereda nyeri sebagai pertolongan pertama. Obat pereda nyeri hadir dalam berbagai macam bentuk, mulai dari tablet minum, salep, krim, gel, dan koyo. 

Diantara beragam pilihan obat nyeri, tak semua salep pegal linu ampuh meredakan pegal-pegal yang Anda rasakan. Setiap produk mengandung bahan aktif yang berbeda. Beberapa salep pegal linu juga memiliki kegunaan yang multifungsi. 

Simak artikel berikut untuk tahu tips memilih obat pereda nyeri yang pas untuk membantu meringankan keluhan Anda. 

Penyebab nyeri otot dan pegal linu

Nyeri otot atau otot kaku bisa terjadi kapan saja baik ketika Anda sedang membereskan rumah, bekerja, atau berolahraga. Biasanya kondisi tersebut terjadi ketika Anda melakukan sesuatu yang tak biasa dilakukan, atau melakukan sesuatu diatas batas yang biasa Anda lakukan. Badan pegal linu juga bisa disebabkan oleh posisi tubuh yang salah.

Hal itu membuat otot kaget dan serat otot dan jaringan ikat menjadi cedera, sehingga menyebabkan Anda merasakan pegal atau nyeri di area tertentu. 

Bagaimana cara meredakan pegal linu?

Saat merasa badan pegal linu, Anda bisa langsung mengaplikasikan salep pegal linu ke area yang terdampak. Misalnya betis, leher, atau bahu. Sebagian besar obat pereda nyeri bisa ditemukan di apotek, toko obat, mini market, atau bahkan warung. 

Selain menggunakan obat oles, Anda juga bisa mengompresnya dengan air hangat atau dingin tegantung yang Anda sukai. Kompres memang tidak akang mengurangi cedera, tapi bisa meredakan pegal linu untuk sementara waktu. Kompres hangat juga bisa meningkatkan aliran darah ke area tersebut dan membantu meredakan nyeri sendi. 

Cara lain untuk mengurangi nyeri otot yaitu:

  • Peregangan

Stretching atau melakukan peregangan bisa memperlancar aliran darah ke area yang sakit sehingga kekakuan otot bisa berkurang.

  • Pijat

Pijat terutama dengan minyak yang memiliki sifat relaksasi dapat melemaskan otot yang tegang sekaligus melancarkan peredaran darah. Beberapa produk menghasilkan sensasi panas yang bisa meringankan pegal linu.

  • Berendam air hangat

Berendam dengan air hangat memiliki fungsi yang sama dengan kompres hangat, yaitu meningkatkan aliran darah dan membantu meredakan pegal dan nyeri sendi.

  • Beristirahat

Istirahat penting untuk pemulihan. Istirahatkan sebagian atau seluruh area yang terasa nyeri hingga kondisi Anda membaik.

Memilih obat pereda nyeri yang tepat

Obat pereda nyeri topikal yang ampuh adalah produk dengan kandungan bahan aktif metil salisilat. Metil salisilat sering digunakan sebagai counterirritant atau pengalih perhatian pada titik nyeri. Mentol dan kapur barus juga termasuk dalam counterirritant dan memiliki fungsi yang sama. Keduanya menciptakan sensasi dingin atau terbakar sehingga menipu pikiran untuk berpikir bahwa suhu kulit atau tubuh sedang turun.

Produk lain yang harus dipertimbangkan adalah yang mengandung capsaicin. Capsaicin merupakan senyawa yang ditemukan dalam cabai yang menciptakan rasa pedas. Senyawa ini akan menghasilkan sensasi panas dan efektif untuk meredakan nyeri sendi dan nyeri saraf diabetes. 

Jika ingin membeli salep pegal linu, pastikan produk mengandung salah satu bahan-bahan diatas. Salah satunya seperti Stop X Krim. 

Stop X Krim adalah salah satu krim oles pereda nyeri yang mengandung mentol, metil salisilat, camphora, eugenol, dan benzil nikotinat. Kombinasi bahan tersebut efektif meredakan nyeri sendi dan otot, termasuk pegal linu, keseleo, dan bengkak karena memar.

Catatan

Sebelum memutuskan membeli salep pegal linu tertentu, pastikan Anda membaca komposisi yang terkandung di dalamnya. Jangan sampai memilih produk dengan kandungan yang Anda alergi terhadapnya. Aplikasikan obat pada area yang terkena, dan hindari menggunakannya pada area yang terluka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *